Filed under: Religion
Seksi = Indah = Allah Suka ??? Wuihh !!!
Eittttsss….. dibaca dulu yach , jangan kaget gara – gara judulnya…. Heran bin takjub dan tak habis fakir, hari sabtu or minggu ( ¾ Februari ) kurang inget githu harinya, saya iseng buka TV, rencana sih mau nonton acara di Trans TV ( biar dapet TV gratisss ,,, hehehe )., tapi yang kebuka malah SCTV dan langsung ngeliat sosok Mula Jameela, nah eike jadi penasaran nich ada apa dengan si do’i ( yaah ketauan dech suka acara gossip ). Diacara infotainment yang bermerek “Kasak Kusuk Investigasi” ( sumpee kagak sengaja buka tuh acara… hehe ), yang mengangkat tema “ Mulan Jameela Makhluk Tuhan Paling Seksi”, seorang Presiden dari Republik Cinta berujar ;
“ Mulan itu memiliki Aura Keseksian, yang mana seksi itu merupakan keindahan, dan kita tau Tuhan itu suka yg indah-indah”. Widiiiiw dikira Allah itu seperti dia apa yach, yang sangat berani mengekspose aurat wanita demi segelontor materi ???.
Sudah pasti tau donk ya siapa Presiden Republik Cinta tersebut ?? yup bener sekali, dia adalah Ahmad Abdul ,,, uuuppsss Ahmad Dhani orangnya. Pentolan Grup Musik Dewa yang sudah terkenal akan kearagonannya…
Bisa ga’ sich menghargai perempuan ???
Pertanyaan ini sangat pantas dialamatkan kepada si do’i ( Baca: Ahmad Dhani ), yang kalau sekilas memiliki dandanan ala ikhwan, ada jenggot pluss celana setengah tiang ( hehehehe…. )… kembali ke Lap Top !!!
Mungkin masih seger dikepala para pecinta tabloid Genie, Cek dan Ricek , dll yang sebangsa dgn keduanya, tentang kasus Rumah Tangga Maia Estianty – Ahmad Dhani ??? ( waduuh ketauan belangku ,, hiks ), tiap diwawancarai si Do’I ( Baca : Maia ) pasti dipojokim mulu ama si Presiden RC tersebut, ampe sedetil-detilnya….. (apa aja coba ??? males nulisnya, capek….), padahal sudah sangat jelas didalam Al-qur’an Allah Swt. Berfirman ;
“ Apabila kamu mentalak isteri – isteri kamu, lalu mereka mendekati akhir iddahnya, maka rujukilah mereka dengan cara yang ma’ruf, atau ceraikanlah mereka dengan cara yang ma’ruf ( pula ). Janganlah kamu rujuki mereka untuk memberi kemudhoratan, karena demikian kamu menganiaya mereka. Barang siapa berbuat demikian, maka sungguh ia telah berbuat zalim terhadap dirinya sendiri. Janganlah kamu jadikan hukum Allah sebagai permainan “ ( Al-baqarah : 231 )
Nah itukan sudah jelas aturannya kalau mau rujuk atau cerai, eh ini malah kagak jelas, dicere kagak di rujuk juga kagak, malah aib istri di umbar kemana – mana. Naúdzubillah .
Eittsss … tunggu dulu ini bukan Ghibah lho !!! melainkan gambaran dan untuk para wanita supaya kudu selektif ya Jeng memilih pasangan, contoh ni ya coba dech temen – teman bedaian mana Ghibah yang baik, dan mana Ghibah yang menimbulkan mudhorat buat diri dan orang lain ;
à Seorang perempuan menemui Ayahnya dan mengatakan ; “yah boleh kah aku menikah dengan si Jahal ?” dan sang Ayah-pun menjawab “ Demi kebaikanmu ada baiknya kau memilih yang baik untuk keluarga dan anakmu kedepan, bukankah kau tahu bahwa Jahal itu pria yang kasar dan Zalim pada Istri pertamanya ”
à Wah… si A sedang berdua-duan tuh di taman sama seorang cewek, pakek acara pegang-pegangan lagi tuuhh ,,, hiiii ,,, amit – amit dech tuh si cewek mau ajha … bla … bla ….
Mudah – mudahan bisa ya bedain mana Ghibah yang gak penting bangetttt dan mana Ghibah yang memang pantas dikatakan karena untuk demi kebaikan seseorang, kalau mau luas kajian tentang Ghibah silakan kirim ajha email ke Abiy.malik@yahoo.co.id atau cari di Google , key ??? Aku berlindung kepada Allah dari sifat – sifat yang tercela.
Seksi itu Indah dan Allah suka ???
Kembali ke awal topik “corat coret” saya diatas, Sang “Presiden” berani mengatakan bahwa seksi sebagai suatu keindahan dan sudah pasti Tuhan suka akan itu, saya jadi mengernyitkan dahi, si Do’i ini lagi kumur – kumur atau ngomong yak ??? hehehe….
Walau ada sebagian dari mereka yang berpendapat bahwa seksi itu tidak selalu dalam bentuk fisik melainkan Auralah yang memunculkan keseksian dari seorang wanita…. weKs !!! kok bisa ??? oke lah saya aminin ajha pendapat salah seorang selebritis kita itu.
Tapi buktinya dilapangan, jauh panggang dari api ( ngomong apaan sich gue ?? ), kita bisa lihat dilapangan dimana gara – gara segelintir makhluk – makhluk yang menisbatkan diri mereka sebagai Publik Figure, banyak generasi muda Islam yang terjerembab dalam gaya Hidup Hedonisme mereka, ya salah satunya adalah gaya berpakaian mereka yang dijadikan trend oleh kalangan generasi muda, dan Ironisnya hal tersebut sangat kental diikuti oleh kalangan mahasiswi di Kampus yang berlabel Islam. Na’udzubillah. Dan diperparah pula dengan pendapat bahwa hal tersebut merupakan sebuah ekspresi, masih ingat kasus “Bugil” ( Maaf ) Anjasmara dan Isabel Yahya ?? , masih ingat donk ya ?? apakah itu Indah ??? jawabnya dengan hati dan keimananmu , key !!!
Keindahan yang Allah sukai bukanlah keindahan berupa aura keseksian atau pengumbaran aurat, melainkan aura keimanan dari tiap hambanya, aura kesederhanaan dari setiap hambanya, dll. Perlu diingat dalam buku Abu Al Ghifari disana tertulis “ Bagi wanita nyaris seluruh tubuh dan gerakannya mengandung muatan keseksian ( seks ), sementara bagi lelaki hanya sebagian kecil dari tubuhnya yang bisa dikategorikan Aurat “
Islam memerintahkan perempuan menutup auratnya dan bagi lelaki menundukkan padangannya ( sering2 lihat bawah Coy biar gak masuk Got ,,, hehehe ). Sangat perlu dimaklumi karena seluruh tubuh perempuan itu adalah aurat yang jika terbuka bisa mengundang malapetaka berupa pelecehan ( wuiihh segitunya ya … ), dan seringan – ringannya pelecehan adalah padangan dan celetukan genit dari kaum lelaki ( dan apesnya yang menggoda adalah abang ojek ,,,, wah maaf bang ,,, gak semuanya yaa ?? ) .
Ada dua hadits Shohih yang sangat tegas menyinggung perihal aurat atau keseksian dari wanita ;
è “ Dari Aisyah ra. Bahwasanya Asma binti Abi Bakar ketempat Rasulullah Saw. dan dia memakai pakaian tipis. Maka Rasulullah Saw. Berpaling seraya Bersabda ; Hai Asma sesungguhnya apabila perempuan telah dewasa, tidak menampakkan sesuatu darinya kecuali ini dan ini. Seraya menunjuk muka dan telapak tangan hingga pergelangan tangan” ( HR. Abu Dawud ).
è “ Allah Swt. Tidak akan menerima ( ibadah ) seorang perempuan hingga menutup auratnya dan Allah tidak akan menerima Shalat seorang perempuan yang cukup umur hingga berkerudung kepala ( berjilbab )”
( HR. Thabrani ).
Wah … pada bagian bab ini terasa berat saya menuliskannya ,,, hmmm ,,, mudah – mudahan gak ada yang alergi ya ama Hijab ( Jilbab Syarí ), takutnya sie githu ,,, coz dikampus – kampus yang berlabel Islam masalah hijab saja masih dipertentangkan bahkan kalau bisa nich mahasiswi IAIN/UIN itu dibolehkan memakai rok mini ( Na’udzubillah ).
Hijab adalah sebaik – baiknya pakaian dan itulah yang dinamakan pakaian Taqwa, saya yakin dalam hati kecil seluruh Ummat Islam pasti membenarkan pendapat saya ini, tapi hati kecil mereka kalah oleh Nafsu yang membuncah dalam diri sebagian Ummat ini, dan kata-kata yang tidak ilmiah keluar dari bibir mereka adalah “ Yang penting kan hatinya “. Perlu diketahuan apa yang ada dalam diri wanita muslimah adalah sesuatu yang paling berharga dibanding emas , intan berlian sekalipun, bila kita bisa menyimpan Emas dengan dibungkus rapat dengan kertas bahkan kain yang halus lalu disimpan didalam brangkas dengan alasan, agar kadar emas tersebut tidak berkurang, tetapi kenapa ketika sesuatu yang lebih berharga dari benda-benda tersebut malah dihumbar kemana – mana ??? apakah hanya untuk menarik perhatian Produser dan Sutradara dan makhluk sejenis mereka ??? apakah 2 makhluk tersebut bisa menjamin hidupnya di akhir zaman kelak ??? kenapa kebanyakan kita saat ini malah berlomba – lomba agar mendapat perhatian dan pujian dari manusia ( hamba Allah ) ??? dimana lagi Posisi Allah didalam hidup kita ??? jawabannya ada dihati kecil kita yang saat ini sudah pasti sedang menjerit histeris .
Jadi begini kaum muslimin rahimakumullah … ( walah malah ceramah ,, hehehe ). Allah Swt membuat ketentuan seperti ini dan itu bukanlah untuk mengekang kita tetapi sebaliknya yaitu untuk memuliakan kita sebagai hamba-Nya, kalau istilah bahasa kerennya memasyarakatkan Olah Raga ,,,, ehhh bukan ,,, maksudnya memanusiakan manusia. Agar manusia itu bisa tampil beda dari makhluk Allah Swt. Lainnya ,dan sudah pasti itulah Keindahan yang dimaksud, dan keindahan yang disukai oleh Tuhan.
So,,, keindahan yang manakah yang diinginkan oleh Tuhan ??? pakaian taqwa ala Muslimah atau aura keseksian ala Ahmad Dhani ??. teruntuk muslimah yang telah memilih hijab sebagai pakaiannya, maka pertahankanlah yang demikian karena itulah mungkin Jihad kalian dimata Allah Swt, dan bagi yang belum dan masih mencari jatidiri, semoga hidayah Allah tak berhenti tercurah kepada kita semua… Amiin … wallahu a’lam bishshowwab.
Tulisan ini tidak untuk menasehati orang lain, tetapi juga menasehati diri saya yang juga sedang mencari jati diri sebagai seorang Muslim yang diridhoi Allah Swt. Wassalam…
*** Dibuka Saran & Kritik di email : abiy.malik@yahoo.co.id or http://www.malikabdul.multiply.com/ JJJJJ
No Comments so far
Leave a comment
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>